Ibu-Ibu Lanjut Usia Belajar Al Qur’an
KAB. BANDUNG, KACAMATASEJATI – Belasan ibu-ibu rumah tangga lanjut usia (Lansia) melakukan program kegiatan belajar membaca Al qur’an di Masjid Al hidayah di Kampung Kiarasanding, RT 03 RW 11, Desa Pulosari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung.
Anwar Sanusi (44), perintis Kampung Quran mengaku program tersebut diawali dari keprihatinannya saat gempa melanda Pangalengan. Saat itu banyak warga yang saling berebut mendapat bantuan. Di sisi lain banyak warga yang mulai sadar untuk lebih dekat dengan Allah.
“Saya lalu memprakarsai program ini. Korban gempa terutama yang dekat dengan rumah, saya ajak untuk mendekatkan diri. Ternyata masih banyak warga yang belum bisa baca Quran. Bahkan banyak diantaranya berasal dari kalangan dewasa,” ujar Anwar ketika ditemui di Kampung Kiarasanding, Selasa (8/7).
Menurut Alumni IAIN Sunan Gunung Djati Bandung itu kemudian memikirkan konsep Kampung Quran untuk menyatukan warga. Masjid Rohmatul Ummah di Kampung Kebonjambu menjadi tempat pertama kegiatan Kampung Quran dijalankan. Menginjak tahun ke empat Anwar berhasil menyebarkan program tersebut hingga ke empat desa.
“Untuk belajar mengaji itu saya bagi-bagi kelompoknya. Bagi yang dewasa akan dipisahkan dengan anak-anak. Karena faktor psikologis juga harus diperhatikan. Ditakutkan yang dewasa malu belajar jika disatukan dengan anak-anak,” katanya.
Di bulan biasa, kata Anwar, kegiatan tadarus hanya dilakukan seminggu sekali. Namun di bulan Ramadan kegiatan tadarus dilaksanakan satu minggu tiga kali hingga setiap hari. Ada tiga tahapan untuk mengajarkan membaca Alquran. Pertama Iqra atau bagi yang baru belajar membaca. Kedua membaca Quran bagi yang sudah mulai lancar dan yang terakhir Lafadiyah yakni menerjemahkan ayat Quran per kata.
“Program ini pertama kali dilaunching pada 26 Desember 2009 dibantu Daarut Tauhid. Alhamdulilah sekarang ini sudah banyak bantuan. Bahkan dari Pangdam 3 Siliwangi juga beri 100 Alquran,” kata Anwar.
Menurut Anwar sekitar 60 persen warga masih banyak yang belum bisa membaca. Dari jumlah tersebut sebagian besar dihuni kalangan dewasa. Anwar bertekad jika Kecamatan Pangalengan bisa dikenal sebagai Kampung Quran selain sebagai daerah penghasil susu sapi.
“Inginnya semua umat Islam bisa baca Quran. Saya juga mempunyai keinginan jika di Pangalengan bisa jadi tempat wisata religi berbasis kesehatan. Pangalengan bisa dikenal Indonesia sebagai wilayah religi karena dikenal dengan Kampung Quran,” ujar Anwar.
Program Kampung Quran tersebut juga mulai merambah wilayah lain. Daerah kelahiran Anwar di Jampang Kulon, Sukabumi kini mulai membuka program Kampung Quran. (RTH/KS)

