Senin, 12 September 2016

Mudah Belajar Al Quran Untuk Pemula


Belajar membaca suatu huruf, termasuk huruf Al-Qur’an sebetulnya mudah, asal tidak malas-malasan dan rajin berlatih. Bagi yang belum bisa membaca huruf di Al-Qur’an, huruf-huruf tersebut tampak sulit diingat. Itu sama halnya ketika kita belum bisa membaca huruf latin, melihat huruf latin pun bingung tidak tahu maksudnya. Namun, ketika kita bisa membaca huruf latin, kita pun dengan mudah membacanya meski hanya melihatnya sebentar.
Banyak yang masih belum bisa membaca Al-Quran. Mungkin karena sibuk sehingga tidak punya waktu untuk belajar membaca Al-Qur’an. Atau semasa kecil disuruh belajar ngaji ke guru ngaji, TPA, atau madrasah, tapi malah memilih main. Alhasil, sampai besar masih belum bisa mengaji. Namun, tak ada tua untuk belajar. Selama masih hidup, masih ada kesempatan untuk belajar baca Quran.
Ada beberapa dasar dalam belajar membaca Al-Qur’an, yaitu pengenalan huruf, tanda baca, tajwid, dan latihan.
1. Pengenalan huruf hijaiyah
Huruf hijaiyah merupakan huruf Arab yang digunakan dalam Al-Qur’an. Jumlahnya ada 29 huruf. Semua huruf ini wajib hafal jika mau bisa baca Quran. Ada yang pengucapannya seperti huruf latin, ada juga yang berbeda, seperti tsa, kha, dzal, dan sebagainya.
Selain mengenal bentuk-bentuk huruf hijaiyah secara satu persatu, kita juga harus mengetahui bagaimana huruf tersebut jika disambung dengan huruf lain, apakah bisa disambung atau tidak, apakah bisa menyambung atau tidak.
Dalam belajar pengucapan huruf hijaiyah, kita harus tahu makhraj-nya. Makhraj merupakan tempat keluarnya huruf.
2. Pengenalan tanda baca
Tanda baca huruf hijaiyah disebut harakat. Dulu tidak ada yang namanya tanda baca dan tanda titik dalam huruf hijaiyah. Dulu Al-Qur’an ditulis tanpa tanda baca, atau yang disebut huruf gundul. Jika tanpa tanda baca, apakah tidak bingung? Bagi yang fasih bahasa Arab, ternyata hal ini tidak masalah.
Analoginya begini, orang Indonesia biasa membaca SMS tanpa huruf vokal, tapi paham apa maksudnya. Contohnya seperti berikut ini.
“q gk tw km lg dmn”
Anda tahu maksudnya? Tapi, bagi orang luar yang baru belajar bahasa Indonesia belum tahu bagaimana cara membacanya.
Berhubung banyaknya pemeluk Islam yang bukan dari bangsa Arab, dan dikhawatirkan terjadi kesalahan dalam memahami isi Al-Qur’an, akhirnya dibuatlah tanda-tanda baca yang sampai sekarang masih berlaku.
3. Tajwid
Selain tanda baca, tajwid juga perlu dipahami dalam belajar membaca Al-Qur’an. Tajwid merupakan ilmu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Kalau dalam bahasa Inggris, ibaratnya ini grammar. Nah, ‘grammar’ dalam bahasa Arab ada bermacam-macam. Ada yang namanya Idzhar, Idgham, dan lain-lain.
4. Latihan
Agar lebih lancar dalam membaca Al-Qur’an, tentu perlu latihan. Berlatih membaca sampai lancar, hingga tajwidnya benar.
Jika sudah bisa baca Al-Qur’an, tentu lebih mudah dalam menghafalkannya. Syukur-syukur juga dipelajari terjemahannya.
Bagi yang ingin belajar cepat membaca Al Quran, silahkan hubungi www.rabbaniaprivate.com

7 CARA CEPAT BACA AL-QURAN BAGI PEMULA


7 CARA CEPAT BACA AL-QURAN BAGI PEMULA
Bagaimana cara belajar membaca Al-Qur’an dengan cepat? Mungkin kamu beranggapan bahwa Al-Qur’an sulit dipelajari dan susah dimengerti karena berbahasa arab.
Jangankan untuk mengerti artinya, untuk belajar membacanya saja butuh waktu yang tidak sebentar. Apakah benar demikian? Kok kesannya seram sekali ya membaca Al-Qur’an jika dipandang begitu menakutkan seperti itu.
Bila kamu memang benar-benar belum bisa membaca Al-Qur’an dengan baik, tidak perlu bersedih, tidak perlu minder. Sebetulnya, membaca ayat-ayat Al-Qur’an dapat dipelajari dengan mudah dan cepat lho.
Allah sendiri yang menjamin dalam surat Al-Qamar (54) ayat 17; “Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Alquran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?
  1. Luangkan Waktu Khusus
Jangan menunggu ada waktu luang, baru belajar membaca Al-Qur’an. Tapi kamu harus bersungguh-sungguh meluangkan waktu khusus untuk Al-Qur’an.
Biasanya, jika menunggu adanya waktu luang, pasti tidak akan bisa. Justru kamu tidak akan pernah belajar Al-Qur’an. Jangan sampai kita memberikan waktu sisa untuk mempelajari kitab suci ini.
  1. Cari Guru
Setelah waktu, carilah guru yang dapat membantumu menguasai cara membaca Al-Qur’an. Meskipun kita ingin belajar membaca dengan cepat, tetap butuh proses.
Tidak boleh kita belajar Al-Qur’an secara otodidak karena dikhawatirkan ada hukum-hukum bacaan yang salah. Maka, kehadiran guru ini menjadi sangat penting dan wajib.
  1. Mampu Membaca Huruf Hijaiyah
Pertama-tama kita harus bisa membaca huruf hijaiyyah yang berjumlah 28 huruf. Sama seperti jika kita hendak belajar membaca bahasa indonesia.
Jika kita mengetahui dan bisa membaca 28 huruf hijaiyyah dengan benar, maka ini bisa modal utama kita untuk bisa membaca Al-Qur’an, karena isi Al-Qur’an adalah bacaan yang tersusun dari 28 huruf hijaiyyah.
  1. Memahami Tanda Baca
Setelah paham dan mampu membaca huruf hijaiyyah dengan fasih, tahapan selanjutnya adalah mempelajari tanda baca, yaitu fathah, kasrah, sukun, tanwin, dan dhommah.
Sama seperti belajar berbahasa indonesia, tanda baca yang disebutkan tadi mirip dengan huruf vokal yang ada pada bahasa indonesia.
  1. Memahami Tajwid
Kamu harus menguasai isyarat baca di dalam Al-Qur’an. Di dalam tata cara membaca Al-Quran ada banyak isyarat tanda baca, seperti Mad Arid Lissukun, Mad Wajib Muttasil, dan sebagainya.
Isyarat baca ini memang tidak sering muncul di dalam Al-Qur’an, frekuensi kemunculannya sedikit, namun hal ini penting diperhatikan dan dipelajari karena jika tidak kita belum bisa dikatakan fasih membaca Al-Qur’an kalau tidak memperhatikan isyarat baca ini.
  1. Memahami Teknik Membaca Alquran
Selanjutnya, mengetahui dan menguasai teknik membaca Al-Qur’an, seperti Idgham, Qalqolah, dan lainnya. Idgham adalah teknik membaca dengung, seperti halnya jika ada huruf hijaiyyah “nun” mati bertemu dengan “Mim”.
Jika kita menemukan kalimat ini maka teknik membacanya harus dengung, dapat juga dikatakan Idgham Bighunnah. Masih ada banyak tanda baca yang perlu kita pahami.
Adapun hukum mempelajari Ilmu Tajwid sebagai disiplin ilmu adalah fardu kifayah. maksudnya kewajibannya bisa digugurkan apabila ada orang lain yang melakukannya.
Adapun hukum membaca Al-Qur’an dengan memakai aturan-aturan tajwid adalah fardu ‘ain yaitu wajib bagi setiap dari kita.
  1. Yuk, Praktikan!
Tips terakhir adalah lakukan sekarang juga. Seseorang tidak akan bisa membaca alquran dengan fasih jika tidak pernah mempraktikkannya.
Bacalah Alquran secara rutin, sebelum masuk waktu subuh, setelah subuh atau setelah maghrib. Biasanya waktu-waktu ini sangat bagus untuk membaca dan mentadabburi Al-Qur’an.
Jangan pernah berhenti mempelajari Al-Qur’an karena di dalamnya semua petunjuk hidup kita telah Allah berikan dan Allah pun telah menjamin bahwa kitab suci ini akan terus eksis sampai hari kiamat.www.rabbaniaprivate.com
Diakses dari http://www.tandapagar.com/cara-cepat-baca-alquran/

Relawan Al Quran 
Bandung 085222781342
Mudah Belajar Al Quran